Entri Populer

Jumat, 29 April 2011

3 pertanyaan

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri Sam kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, siapapun yang boleh menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

    “Anda siapa? Dan apakah boleh anda menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?” Pemuda bertanya. “Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan saudara.” Jawab Guru Agama. “Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.” Jawab Guru Agama “Saya akan mencuba sejauh kemampuan saya”

    Pemuda : “Saya punya 3 pertanyaan;

1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan kewujudan Tuhan kepada saya
2. Apakah yang dimaksudkan dengan takdir?
3. Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api?, tentu tidak menyakitkan buat syaitan, sebab mereka memiliki unsur yang sama.

    Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?”

    Tiba-tiba Guru Agama tersebut menampar pipi si Pemuda dengan kuat. Sambil menahan kesakitan pemuda berkata “Kenapa anda marah kepada saya?” Jawab Guru Agama “Saya tidak marah… Tamparan itu adalah jawapan saya kepada 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya”.

    “Saya sungguh-sungguh tidak faham”, kata pemuda itu. Guru Agama bertanya “Bagaimana rasanya tamparan saya?”. “Tentu saja saya merasakan sakit”, jawab beliau. Guru Agama bertanya ” Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?”. Pemuda itu mengangguk tanda percaya. Guru Agama bertanya lagi, “Tunjukan pada saya wujud sakit itu!” “ Tak boleh”, jawap pemuda. “Itulah jawapan pertanyaan pertama: kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.” Terang Guru Agama.

    Guru Agama bertanya lagi, “Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?”. “Tidak” jawab pemuda. “Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?” “Tidak” jawab pemuda. “Itulah yang dinamakan Takdir” Terang Guru Agama.

    Guru Agama bertanya lagi, “Diperbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?”. “kulit”. Jawab pemuda. “Pipi anda diperbuat dari apa?” “ Kulit “ Jawab pemuda. “Bagaimana rasanya tamparan saya?”. “Sakit.” Jawab pemuda. “Walaupun Syaitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan menjadi tempat menyakitkan untuk syaitan.” Terang Guru Agama.
Read More... 3 pertanyaan

Minggu, 24 April 2011

beristighfar setiap saat

Mengapa jika ada senang harus ada sedih, mengapa jika ada bahagia harus ada susah, mengapa jika ada semangat harus ada putus asa, mengapa semuanya serba berkebalikan,,
sebenarnya jawabannya sangat mudah,,
" Mau dibawa kemana tujuan hidup kita ",  kebahagiaankah, kesedihankah, kesusahankah, atau yang lain.
Kalau qt mempunyai prinsip akan dibawa menuju kehidupan yang bahagia baik dunia dan akhirat, maka segala kehidupannya akan bahagia..
mungkin semua orang mempunyai tujuan yang sama yaitu "Bahagia dunia dan akhirat " tetapi mereka lupa pada prinsip awal mereka. itu yang membuat ada banyak orang yang frustasi, merasa putus asa, merasa sedih, merasa tak berarti dsb.
Syaitan telah berhasil membuat mereka lengah dan tidak sadar telah melakukan dosa baik besar maupun kecil.
Maka mengapa didalam Al-Qur"an banyak disebutkan tentang bahaya syaitan. karena nafsu adalah tempat bagi syaitan melancarkan misi. Astaghfirullahaladzim.
Ini adalah sebuah pelajaran bagi diri saya sendiri dan mungkin juga orang lain agar selalu beristighfar dan berusaha mengurangi maksiat kita sampai tidak melakukan maksiat lagi. sehingga kita bisa menjadi manusia yang benar-benar beriman, amiin ya robbalalamiin
Read More... beristighfar setiap saat